Kamis, 21 Juni 2018

Random Feed

Ah menulis mengisi waktu luang lagi...

Hari ini, Kamis 21 Juni 2018, kulihat jam di tangan menunjukan pukul 18.10,  sedikit tergetar karena ketikan tanganku terhadap keyboard.
Ditemani secangkir susu vanilla hangat, sembari menunggu Piala Dunia Denmark Vs Australia memulai kick off-nya. Sebuah klip Youtube terputar menemani kamar yang sunyi ini, sebuah klip bertitle-kan "Tetty Kadi Full Album". Tahukah kalian?
Singkat cerita, Ny Tetty Kadi adalah penyanyi wanita pada zaman 60-80 *Cmiiw


Loh kamu tahu lagu beliau kah, Fi?
Jadi begini..

Beberapa waktu lalu,
Keluarga besarku berkumpul pada sebuah hari yang Fitri. Malam pada saat itu, ketika semua orang berkumpul, tertawa, dan memegang tusuk sate nya masing-masing, kulihat Nenek duduk di kursi goyangnya. Ditemani sebuah lagu, ku sanggah lamunan nya, "Nek, lagi apa kok sendiri disini, ayok kesana", beliau memalingkan wajahnya padaku, tersenyum dan berkata "Nanti Nene nyusul aja"
Kupikir tak seperti biasanya, lalu kutanya apa yang terjadi, hingga ia memulai bercerita padaku...
Setidaknyabeberapa jam kuhabiskan waktu untuk mendengarkan cerita Nenek, cerita tentang masa mudanya, dan keadaan saat dulu. Hingga akhirnya tersirat gambaran pada imanjinasiku betapa indahnya zaman dulu, Nenek menceritakan segala hal dari yang kecil sampai detil.

Ah jika dibayangkan, sepertinya aku jatuh cinta pada gambaran zaman dulu :)


Hingga akhrinya pagi tadi, harus kutinggalkan Nenek setidaknya hingga liburan  selanjutnya dikarenakan hari libur telah usai.
Disela perpisahan, dia memberitahku bahwa lagu yang ia dengarkan dimalam saat itu adalah lagu Ny Tetty Kadi yang berjudul "Teringat Selalu" dan "Pulau Seribu".

Ah betapa merdunya kedua lagu Ny Tetty Kadi yang Nenek beritahu, tak henti kudengarkan keduanya saat ini.
Terimakasih Nek, tunggu aku di liburan selanjutnya :)

Rabu, 14 Februari 2018

2016, Tugas Akhir, dan Short Trip Sukabumi



"Never too late to post, never too old to share". Kalimat yang gue dapet ketika baca artikel seseorang tentang pengalamannya, dan sebagai motivasi gue buat nulis lagi di blog ini.
2016 kala itu, ketika gue dan beberapa temen sedang merasakan klimaksnya jadi anak "semester akhir". Tersirat niatan untuk lakuin solo trip lagi dengan destinasi Lampung, itinerary tersaved di file laptop tapi nyatanya isi dompet berkata lain. A poor man in a bad time.
Gak berselang lama, setelah liat post instagram temen dengan latar Ciletuh Geopark Sukabumi, tersirat niatan buat explore tanah hijau ini lagi. Ya, sebenernya 2015 gue pernah kesana tapi belum terexplore semuanya.
Setelah beberap setted up, fix lah kita (gue, fahmi, icus, dea, desi, dhania, dan lala) pergi dengan tujuan rumah nenek gue (berhubung rumah nenek berada di sekitar Sukabumi selatan dan sangat mudah untuk ngejangkau berbagai destinasi di Sukabumi). Hari H udah ditetapkan, dengan penentuan meeting point terminal leuwi panjang.
Sampailah kita dihari H keberangkatan, ah betapa bahagianya waktu itu, bak film 5CM, beberapa orang dari kita telat datang dengan alasannya masing-masing.
Sekitar pukul 08.30, bus MGI dengan rute Bandung-Sukabumi mengantar kita dengan suasana bahagia. Duduk manis, sedikit candaan, dan foto foto narsis ngeliatain pemandangan pun bak aktivitas wajib yang harus dilakuin.

Wefie, kepala plontos micung (Fahmi), dan kebahagiaan laknat


Beberapa jam kemudian, sampailah kami dikota ikeh" ki mochi, dan berhubung orang tua icus kerja dideket terminal sukabumi, dia pun minta sama anak" buat main ke orang tuanya dulu sebelum lanjutin perjalanan selanjutnya. Kita mah oke ajalah, asal icus bahagia sama asep
Sedikit berbagi pengalaman pahit, ketika lapar merajalela dan sukabumi penuh dengan jajanan enak dan murah, kita malah jajan mie ayam dengan potongan ayam sintetis (fvckin fake chicken). Entah apa dosa kita dan berapa besar keuntungan yang pingin si Mang dapatkan sampe perut sehat kita rela ternodai dengan makanan itu. Tapi nasi sudah menjadi bubur, gimana lagi.. telanjur murah lapar. So, hati-hati guys!
Gak berselang lama, kita ngelanjutin perjalanan dengan naik angkot ke terminal lembur situ dengan bantuan negosiasi oleh Bapaknya icus buat booking angkot, biar ongkos gak terlalu mahal.

Sedikit tips buat kalian yang ingin pergi ke Pantai Ujung genteng ataupun Ciletuh Geopark Sukabumi dengan lokasi awal kota Bandung, rincian perjalanan sebagai berikut:
  • Terminal Lw.Panjang - Term.Sukabumi. Estimasi waktu 3-4 jam. (Bus Rp. 35.000). cek disini
  • Terminal Sukabumi - Term. Lembur Situ. 20 menit. (Ojek/Angkot Rp. 10.000/20.000)
  • Term. Lembur Situ - Term. Surade. Estimasi waktu 4 jam. (Elf Rp. 40.000)

Directions:

Untuk trip dengan destinasi Ujung Genteng, tujuan akhir kalian adalah term. Surade (transport sesuai dengan yang tertera di atas). Tapi, tugas kalian belumlah selesai. Perlu tambahan sekitar 20 menit untuk ngejangkau Ujung genteng dari term. surade. berhubung setiap kali gue ngunjungi Ujung genteng selalu pake kendaraan pribadi, maka gue gak begitu tau estafet transport apa yang bisa kalian pakai buat sampai ke Ujung genteng. Any suggest mungkin buat yang udah pernah?

Sedangkan untuk destinasi Ciletuh, dibanding suggest yang akan gue kasih kayanya artikel ini (klik) lebih membantu

Sampailah kita di rumah nenek. Means time to.. take a rest dulu lah hehe

Destinasi tujuan hari pertama:

Villa Amanda Ratu
Jadi destinasi pertama kita, oh iya berdasarkan beberapa alasan maka transport yang kita gunakan adalah kendaraan punya nenek. Villa ini sebenernya bagus, atau sangat bagus malah, bahkan gue yang notabenya sering ngunjungi villa ini sedari gue kecil pun masih tetep suka dengan pemandangannya. Ada biaya karcis yang harus kalian bayar sebelum masuk ke area Villa ini, berkisar Rp. 10.000 sd Rp 20.000 tergantung kendaraan apa yang kalian pake.

Villa Amanda Ratu

Loh itu mah pantai atuh bukan villa, Pi?! kalem coy, jadi gini, villa amanda ratu secara geografis letaknya tepat disamping pantai dan mostly inilah landscape yang paling indah dan paling sering dihunting wisatawan yang berkunjung ke sini. Lokasi villa tepat bersebelahan dari tempat dimana foto ini diambil.

Pantai Minajaya
Pantai underratted, yang lokasinya gak jauh dari pantai ujung genteng. Gak kalah bagus juga kok, tapi pantai ini lebih banyak dijadiin penyimpanan kapal nelayan, dan sayangnya dipantai ini gak terlalu ramai, tapi bisa jadi opsi juga buat kalian yang memang pingin nikmatin suasana pantai secara tenang.

our fake hapiness in a wierdo face

Butuh sedikit perjuangan untuk bisa sampai ke pantai ini, akses yang kurang begitu bagus dikarenakan memang bukan destinasi yang terlalu diperhatikan tapi tetep worthed to visit kok. Gak usah takut gak dapet pentujuk dimana lokasi pantai ini berada karna direction kesana sudah cukup jelas, atau kalian bisa tanya langsung sama penduduk lokal.

Pantai Pasir Putih Ujung Genteng
Destinasi terakhir dihari itu, pantai (pasir putih) ujung genteng. Akses menuju pantai ini sebenrnya sama aja kaya pantai ujung genteng, cuma perlu perjalanan ekstra ketika kalian pertama kali sampai di pantai ujung genteng. Maksusnya gimana Pi? Jadi gini, pantai pasir putih ini masih berada di sirkum pantai ujung genteng, tapi sesampainya di ujung genteng kalian bisa ambil jalan / belok ke sebelah kanan dan ikutin jalan sekitar 4/5 kilometer extra. Pantai cibuaya, pengangkaran penyu, dan beberapa destinasi lokal adalah patokan ataupun wisata yang bisa sembari kalian kunjungi, tapi berhubung gak punya duit waktu hampir sore jadinya tujuan kita tetap fokuskan pada pantai pasir putih.

Pasir Putih Squad:


dea illuminawati

Lutfi a.k.a alex turner Arctic Monkey



Fahmi vin diesel

Dhania Kurnia

Icus achmad faozan

lala dipsi poo

Desi Madridista







































Hamparan pasir putih, hening, suara desiran ombak, dan beberapa hal lainnya adalah hal yang akan kalian dapetin ketika berkunjung ke pantai ini. Tapi, berhubung pantai ini sedikit tersembunyi, jadi perlu sedikit trekking ngelewatin mini hutan untuk sampai ke tempat ini.

Contoh trek yang dilalui








Hari menjelang maghrib, dan kita udah mulai lelah bernarsis ria. Berhubung hujan waktu itu, dan kebetulan kita semua lapar, jadi kita putusin buat makan rame-rame dengan menu ikan bakar (lupa ikan apa). Seudahnya, kita semua pulang dengan badan remuk dan memori hp penuh. zzzzZzZ


Destinasi tujuan dihari kedua:

Next Post okeyyy :p

Rabu, 25 Oktober 2017

Kenapa Blog ini Jarang Update!?





Time flies.. blog ini pun sama sekali gak menunjukan aktifitasnya layaknya blog-blog lainnya. Lantas kenapa blog ini gwa buat? ..entahlah, pada waktu itu gwa terinspirasi sama salah satu travel blogger yang eksistensi nya gak usah dipertanyakan lagi. Pun, blog ini gwa buat sebagai media meluapkan rasa hati gwa yang kala itu butuh tempat bersandar (re:baru putus) LOL.

So u guys who's reading this (kalo ada), sebeneranya banyak banget tulisan yang sedari dulu gwa mau upload, tapi terkendala pada masalah un-kosistensinya waktu untuk menjabarkannya. maka dari itu gwa hanya saved masing-masing judul beserta contents nya yang belum full (as u can see at the picture). Doakan agar gwa bisa berbagi lagi pengalaman yang telah gwa dapatkan dalam bentuk tulisan dalam blog ini. Cheers u guys, Viva blogger #LetsInspiring #LetsShare *apaan dahh -,- LMAO

Sabtu, 01 Juli 2017

My big plan Indochina trip



Day1
- Flight Bandung - Hochimin city Vietnam
- check in di saigon bavkpacker hostel / bisa cari yg lebih murah lewat app hostelworld
-Nongkrong di Bui vien street sambil jajan santai

Day2
- Bangun Pagi, Mandi, sarapan
- visit ngu lao
- visit post office
- visit notre dame cathedral
- visit Noi Quy
- visit War Remnats museum
- visit Saigon water pupet
- visit hung dao colosseum

Day 3
- Full day trip cuchi tunnels & check out dari hostel
- titip tas di agent & booking tiket ke phnomphen kamboja (beli di agent yang sama)
- perjalanan malam ke phnomphen kamboja yg jam 23.45

Day 4
- sesampainya di phnomphen beli tiket ke siemreap yg berangkat jam 18.00
- punya 9 jam di phnomphen
- Keliling Field
- Russian market
- Bus ke Siemreap

Day 5 - 6
- Sampai di siemreap sekitar jam 1-3 malam lanjut check in di garden village guest house 2 hari / nyesuain dari hostelworld (sebenernya cuma ada angkor watt dan 1 hari udah cukup, tapi ngapain buru buru, hari ke 2 bisa dipake tawaf haha)
- sewa sepeda biar bisa dapet sunrise  Angkor watt!!! 
- masuk angkor watt
- keluar dari angkor watt jam 14.00
- pubstreet (buat yg otaknya mesum)
- bis ke bangkok di hari ke2 ambil yg jam 02.30 malem

Day 7
- Bangkok!! , sampai sekitar jam 12 siang
- ke khaosan road (surga backpacker di thailand)
- check in hostel di new road guest hostel / nyesuain hostelworld
- jalan-jalan

Day 8
- pergi ke pattaya bis paling pagi
- di pattaya improve sendiri aja, semuanya bagus disini
- di pattaya kita ngegembel coy, gak perlu sewa hostel besok pagi banget udah balik lagi ke bangkok
- red distik malam (ok... buat yg mesum again)

Day 9
- balik bangkok bis paling pagi
- visit wat po
- visit catuchak
- nongkrong di bangkok river

Day 10
- eksplor yang belum
- check out hostel
- bis ke phuket yg jam 18.00 (usahakan cari bus yg langsung jangan yg transit dulu)

Day 11
- nyampe phuket, jalan ke terminal kota phuket
- check in hostel (inget coy, phuket itu destinasi mahal, kalo mau check in monggo atau gembel disana cari kantor polisi/masjid buat disinggahi monggo)
- karon beach

Day 12
- kata beach
- big budha
- bus ke hatyai (cari yg perjalanan malam)

Day 13
- samapi di hat yai
- cari kereta jam 07.30 pagi ke butterworth (penang malaysia) / bis jam 10,11,17)

Day 14
- butterworth, penang malaysia
- tour penang
- pergi ke KL cari transport malam (sorry belum dapet)

Day 15
- kuala lumpur
- visit batu cave
- visit masjid jamek
- visit twin tower
- visit bukit bintang

Day 16
- Pergi ke malaka
- sampai sore
- check in di... (nyesuain di hostelworld)
- jjs di jonker street sambil nongkrong samping sungai

Day 17 - 18
- bangun pagi, sarapan, mandi
- vist dutch square
- visit a famosa
- visit st pauli hall
- visit porta de santiago
- visit istana sultan malaka
- keliling malaka

Day 19
- pejalanan malaka - singapore

Day 20
- singapore, check in di abc hostel / gembel di marina bay tar malemnya
- visit marina bay
- visit merlion
- visit santosa islan
- visit mustafa center
- bermalam di marina bay (emang boleh? Kemaren suhu solo backpacker gue kang dany, dia tidur di kursi taman yg ngadep ke marina bay, kalo ada police nanya bilang aja kemaleman dan kecapean mau nyari hostelnya dan paling police nanya passport kita)

Day 21
- Jelajah yg belum
- bersih bersih di changi intern airport
- pulang ke indo

* sebenernya 21 hari kurang, pingin nya sebulan makanya tar pasti ada revisi
* itin ini masih jauh dari lengkap, makanya madih perlu tanya- tanya ke yg udah pernah
* asumsi uang buat makan gak di cantumin, berhubung kita ak tau sama makanan halal atau enggaknya dan sesuai selera
*budget belum di cantumin tapi asumsi budget sekitar 5jt diluar tiket. ( berat ya? Pasti lah. Tapi bisa kalian capai adal niat dan ambil kerja sampingan, nambung maksimal)
* itin gue ini dapet dari beberapa artikel artikel punyanya bos fajar, bang zavitto, kang dany dan beberapa sumber yg gue dapet.
* perjalanan gak selalu sama kaya itin kita sesuain budget aja tapi beberapa destinasi wajib gue: siemreap kamboja (angkor watt), bangkok, sama malaka malaysia, (singapore, boleh lah)
* kurs dollat lagi naik siasatin uang jangan di ke dollar-in semua palingan vietnam, kamboja aja yg wajibin pake dollar sisanya bisa beli mata uang lokal kaya baht, ringgit, sama SGD nya
* peralatan yg dibawa bisa improve nanti, yg jelas carrier 40-60 liter itu wajib
* beberapa tambahan bakal gue post lain waktu kalo ada masukan lain.
Thanks!

Kamis, 10 Maret 2016

Never Seen Anything Like "Paserang & Kenawa Island"

Sebelumnya gue mau minta maaf sama Judul Entri tulisan ini, masih banyak ko tempat/pulau yang bagus banget di Indonesia hehe.
Khusus buat kalian yang akan ataupun sedang berkunjung ke Sumbawa, kali ini gue mau kasih info destinasi yang jangan sampe kalian lewatin, yaps, pulau Paserang dan pulau Kenawa. Dua gugusan surga Dunia dari Sumbawa Indonesia.

Directions : Wherever you're stay just go to Kayangan Harbour - Pototano Harbour and you can visit to Both of Paserang and Kenawa with Public boat that can you find on Pototano Harbour.

Sebenernya dua pulau ini gak pernah ada di list itinerary gue, gue hanya mendapatkan ajakan dari dua temen yang gue temui di Rumah Singgah Lombok, Mas Digky dan Mba Meta. Ajakan gue dapet ketika gue beserta Mas Digky, Mba Eva dan beberapa visitor rombongan dari Jakarta berkunjung ke Sasaku Lombok (tempat beli oleh-oleh di Lombok) setelah menghabiskan waktu seharian berkunjung Serangkaian Pantai di Lombok tengah (Selong Belanak, Mawun, dan Tanjung Aan). Sebagai Pelancong yang selalu terpentok di biaya sebenarnya funding gue waktu itu sudah sangat terbatas, dan Gue masih punya list tempat yang akan gue kunjungi, beberapa pulau kecil di selatan pulau Bali (Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, dan Nusa Penida), tapi apadaya, waktu itu gue diracun sama mereka berdua dengan ngasih liat beberapa picture yang bikin gue gak bisa tidur semalaman gegara mikirin apakah gue balik ke Bali atau nekat ikut mereka dengan keuangan yang makin menipis. Nasib... oh nasib..
Tapi akhirnya, gue beranikan diri untuk ikut ajakan meraka dengan segala keterbatasan B-)




Untuk kalian yang tinggal di Mataram ataupun daerah lain di Lombok, pastikan lo pergi menuju pelabuhan kayangan Lombok Timur terlebih dahulu, Bis, Taxi bisa jadi transport lo untuk menuju pelabuhan kayangan, opsi lain yang merupakan opsi gue pada saat itu, gue menuju pelabuhan kayangan menggunakan motor rentalan gue selama di Lombok *Loh gimana maksudnya pi? jadi gini, lama trip yang akan lo habiskan selama mengunjungi pulau paserang dan kenawa adalah 1D1N. Ketika lo menyewa motor ataupun mobil, lo bisa simpen motor/mobil yang lo rental selama sehari semalam di parkiran pelabuhan kayangan ini, dan sepulangnya lo dari trip lo bisa ambil lagi motor/mobil yang lo parkir dan akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 10.000 / motor (mobil menyesuaikan)*, selanjutnya menggunakan fery menuju pelabuhan pototano (pelabuhan di Sumbawa Barat) dengan tarif Rp. 20.000, dan sesampainya di pelabuhan pototano, transport public boat menjadi transport terakhir kalian dengan tarif menyesuaikan. Begitupun rute pulang, menyesuaikan dengan rute pergi.


Tips & Trick :
 - Pastikan untuk tidak mengunjungi ke dua pulau ini sendirian, sharecost lebih dianjurkan dikarenakan biaya public boat ini semi mahal
- Seperti yang gue bilang diatas, transport menyesuaikan, tapi untuk menghemat budget, gue lebih sarankan naik bis Damri. Pertimbangan untuk tidak menggunakan motor adalah mahal di biaya parkir dan biaya sewa seharian karena si motor bakal useless.
- Hal lain yang perlu diperhatikan ketika berkunjung ke dua pulau ini adalah keuangan, fisik, makanan, camp gear yang akan lo gunakan untuk bermalam disana, dan camera tentunya.


Siang hari ketika lo sampai di sana, pulau pertama yang bakal lo kunjungi adalah pulau Paserang. Kemungkinan waktu yang lo bisa habisin disini sekitar sampai jam 4 / 5 sore dikarenakan lo bukan bermalam disini.  Sebenernya gak terlalu  tau pasti kenapa Paserang jadi pulau yang dikunjungi pertama, tapi mungkin karena pulau seberangnya atau pulau Kenawa lebih enak untuk dijadikan tempat camping.


Paserang Island


Banyak hal yang bisa lo lakuin di pulau Paserang ini, renang, snorkling, hammocking, ataupun foto - foto narsis dari puncak bukit paserang bisa jadi hal yang menarik buat lo lakuin.





view from top of paserang hill


Selanjutnya lo bakal lanjutin perjalanan untuk menuju pulau Kenawa, pulau terkeren yang pernah gue liat selama ini. fix lebay
Hal yang paling pertama Gue lakuin sesampainnya di pulau Kenawa yaitu foto-foto narsis mendirikan tenda sebelum matahari tenggelam juga sebagai tempat bermalam. Walau godaan untuk berfoto dari atas bukit diwaktu sunset lebih besar sih..




atas bukit kenawa, taken from http://edyraguapo.blogspot.co.id/2011/07/pulau-kenawa-surga-kecil-di-barat.html

Kenawa, CADAASS BOS :D


Camp Fire! Kenawa Island

Kegiatan yang sama halnya dengan kegiatan yang lo lakuin di paserang bisa lo lakuin di Kenawa.
Sedikit klimaks untuk Gue gambar pulau ini lewat tulisan, indah banget, yang jelas Gue cuma bisa bilang lo wajib untuk masukin destinasi dua pulau ini ketika lo berkunjung ke Sumbawa.

At least but not last, Gue cuma bisa bilang kalo seumur hidup Gue, Never Seen Anything Like "Paserang & Kenawa Island"


Senin, 14 Desember 2015

Desa Bangko-bangko, Hidden Paradise di Lombok barat



Pantai Desa Bangko



Masih dalam rangka melanjutkan tulisan gue di Destinasi anti mainstream Lombok untuk part 2 nya Guys, kali ini gue bakal rekomendasiin Desa Bangko-bangko. Tepat di hari ke 3 waktu gue backpack di Lombok, destinasi yang gue tuju waktu itu tempat ini,. Sebelumnya, bukan maksud gue untuk matahin niat kalian untuk mengunjungi Desa Bangko ini Guys, tapi akses untuk menuju Desa Bangko ini semi impossible kalo lo meniatkan diri untuk mengunjunginya seorang diri / lo naik motor, kenapa? yaitu  tadi, dimulai dari jalanan yang ancur, masih rawan, dan sepi dari keramaian. Terus kenapa gue bisa main kesana? jadi, dihari ke 3 gue berada di Lombok atau katakanlah Rumah Singgah Lombok, gue bertemu dengan seseorang yang sangat special, Mba Eva, siapakah dia? yaps, doi itu mantan host Jejak Petualang Trans7. Buat lo yang dulu sering nonton pasti tau lah doi siapa, hehe
Waktu itu, Mba Eva dan Mas Tengengean (suhu Traveler Kaskus Lombok) sedang ngadain ekspedisi kesana dan ngajakin beberapa visitor Rumah Singgah, berhubung visitor lain udah punya jadwal mereka masing-masing dan rancangan destinasi yang mau gue tuju dihari ke 3 masih belum jelas, yasudah, gue ikut dengan mereka untuk berekspedisi ke desa Bangko. Ditengah kegembiraan tetiba ada 2 anak backpacker Makassar,  Andi sama Nino yang tertarik juga buat ikut dengan ekspedisi, sampe akhirnya mantaplah kami ber 5 untuk melakukan ekspedisi ke Desa Bangko.
FYI, Desa Bangko ini terletak di ujung barat pulau Lombok Guys, coba aja liat di peta.

Tips & Trick :
  • Desa Bangko terletak di ujung barat pulau Lombok, cobalah liat peta buat mastiin-nya
  • Karena berada di ujung barat, untuk kalian yang singgah di Mataram, coba ikuti akses menuju Pl. Lembar, lalu ikuti terus sepanjang jalan pantai Sekotong, mungkin bisa nanya ke beberapa penduduk atau nelayan setempat
  • Pastikan bahwa lo gak pergi sendirian, minimal ber 4
  • Tidak disarankan sekali lo pake motor, akses yang lo lewatin bukan hanya jalan melainkan hutan juga yang masih ditempati monyet-monyet liar 



awal masuk Desa Bangko









yang gue bilang pabrik ikan tongkol









keadaan sekitar









Mangrove dan Sungai










Lucky you, kalo kalian bisa sampe ke Desa Bangko. Pantainya yang masih Perawan, terdapat hutan mangrove dan sungai kecil, disuguhi pabrikan ikan tongkol (ternyata Desa Bangko adalah Penyuplai ikan tongkol Guys), perjalanan yang fun, dsb.

FYI, Desa Bangko sebenernya cuma Desa kecil di pesisir barat lombok, bahkan gak lebih dari 20 kepala keluarga aja yang ngehuni Desa Bangko! gimana gak asik tuh Guys!

Tunggu apalagi Guys, come pack Your bag and go ahead!

Kamis, 24 September 2015

Destinasi antimainstream Lombok




Tips buat kalian yang bingung destinasi mana  yang bakal dikunjungi saat ke lombok. Kali ini gue bakal review destinasi pertama, they called it gili kondo, yes, one of most amazing destination in east lombok.
Gili kondo ini bisanya jadi menu utama anak-anak lombok backpacker, ya itu lah yang gue dengar dari mamak, pemilik rumah singgah lombok backpacker (aaah kangen mamaaak!).
Gimana caranya supaya bisa kesini? Jadi gini guys, gili kondo itu bisa dibilang private gili *CMIIW*, jadi untuk menuju kesana lo gak bisa dengan hanya seorang diri, dikarenakan solo backpacker gue kemaren gue singgah di rumah singgah lombok backpacker, maka untuk menuju kesana gue berhasil bergabung dengan teman-teman lain.
Kalo lo stay di mataram, sewa motor/mobil adalah hal yang tepat unutk menuju kesana, dengan cari teman dulu sebelumnya mnimal 7, bareng lo jadi 8. Ya itu masa yang minimal yah. Lanjut lo bisa ambil jalan menuju lombok timur, perjalanan bisa memakan waktu hingga 2 sd 3 jam. Sepanjang jalan lo bisa sedikit mengenal keadaan masyarakat lombok yang sangat ramah, pemandangan rinjani, pasar tradisional dsb. Sedikit klimaks ketika sudah berada di lombok timur, pastikan lo bertanya sama warga lokal hingga lo mendapati jalan dengan pepohonan segede gaban di pinggir jalan *asli bro, pohon dipinggir jalan sana gede banget segede bagong*. Kemudian kalian akan menemukan jalan masuk sebelah kanan yang tidak terlalu besar dan pastikan terus ikuti.




Sesampainya disana, bernego dengan pemilik perahu (perahu yang bakal jadi transport selama tour seharian), kalo jumlah temen yang lo dapetin beserta lo ada 10, pengkolektifan budget bisa 100.000 per/orang *mahal banget pi!!* tenang men, 100.000 itu bakalan worth it sama apa yang kalian dapet, pemjabarannya adalah 50.000 biaya kolektif sewa kapal perorang, 25.000 buat beli ikan (sangat wajib), dan 25.000 lagi biaya lo bua sewa snorkl gear. Yang wajib sebenernya cuma biaya sewa kapal aja, tapi ya masa lo gak bakal makan dan gak bakal snorkling, buat apa lo kesitu! Hehe





Tempat pertama yang dikunjungi yaitu spot snorkling (mantap abis bro! Air jernih berikut semua badan lo bakal di gigit sama ikan, gak sakit ko haha) black nemo dan jenjs ikan lain adalah spesies laut yang akan lo temui.





Kedua, hutan bakau, semi banyak bulu babinya sih tapi bisa dicegah kalo diem nya dispot yang bebas dari bulu babi *YAIYALAH!!!. Asoy banget, plus pemandangan rinjani di belakang haha!.





Ketiga, gili kapal, bro gili ini luasnya cuma segede uprit (dibaca: kecil banget), renang dsb bisa menjadi kegiatan yang bisa lo lajuin disini.
Keempat, gili kondo, ikan yang kalian beli, bisa dibakar dan dimakan disini, sesekali snorkling dipinggiran gili bisa jadi aktivitas selama nunggu ikan dibakar.














Kelima atau terakhir, yaitu gili bidara, gili ini bersebrangan sama gili kondo, tidak terlalu bersih layaknya gili kondo, tapi gili ini wajib disinggahi, kenapa? Karena lu bakal nemuin mini harbor yang bagus banget bro, tapi di gili bidara lo gak bisa berenang di tepinya, soalnya ada semacam jellyfish yang rata-rata ukurannya segede kuku ibu jari tapi bisa bikin kulit lo gatel, ...sama kaya pacar kamu yang kegatelan :p

Itulah yang bisa lo lakuin di hari pertama explore lombok, selain ngunjungi gili trawangan, air, dan meno yang terlalu banyak pengunjungnya.